Kabar Terkini

Kontribusi untuk Bangsa

Awalnya sebagai non-dokter saya cukup khawatir saya tidak dapat berkontribusi apa-apa, namun ternyata itu sama sekali salah. Semua anggota relawan tanpa terkecuali sangat membantu di pelayanan medis!

Bertaruh Nyawa, si Fakir Senyuman

Terjun menjadi profesi kesehatan itu harus mengesampingkan keuntungan pribadi, bahwa menjadi pelayan kesehatan lebih dari sekadar pekerjaan keprofesian. Menjadi bagian dari doctorSHARE, menjadi sebuah senyum bagi mereka yang terpinggirkan karena demografi.

Dokter: Sebuah Profesi atau Panggilan Hidup?

Saya berpikir, apa salahnya apabila ada waktu luang kita pakai untuk menolong sesama? Apalagi jika ditilik lagi dari tujuan saya menjadi dokter adalah untuk menolong orang. doctorSHARE mengubah pandangan hidup saya bahwa dokter itu tidak melulu menyembuhkan pasien hanya berdasarkan tindakan dan obat saja.

Jadilah Mukjizat Bagi Lingkungan Sekitar

Komitmen dari tiap relawan membuat doctorSHARE tetap konsisten menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam menunjukkan kasih-Nya pada banyak orang. Mengapa? Karena inti kehidupan ini adalah kasih dan pelayanan.

Bukan Pekerjaan Tapi Pelayanan

Kegiatan bersama doctorSHARE bukanlah pekerjaan tetapi pelayanan. Ketika melayani, kita sedang mengerjakan tanggung jawab dan menunjukkan komitmen dalam mencapai tujuan bersama demi kebaikan sesama.

Tak Percaya Bisa Lakukan Hal “Gila”

Mereka rela datang dari tempat jauh, bahkan menempuh perjalanan berhari-hari dengan perahu kecil demi mendapatkan pelayanan medis. Pengalaman ini membuat saya makin bersyukur bisa ikut ambil bagian dalam pelayanan bersama doctorSHARE.

Edukasi Kesehatan Bukan Hanya Tugas Dokter

Pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu ditanamkan sejak dini agar anak dapat membiasakan hidup bersih demi menjaga kesehatan dari dirinya sendiri. Peran serta guru di sekolah sangat dibutuhkan dalam penanaman nilai-nilai hidup bersih dan sehat.

Problematika Kesehatan Indonesia dan Kontribusi Rumah Sakit Apung (Bagian 2 - Tamat)

Pasca berlakunya BPJS (1 Jan 2014), rumusan WHO tak lagi bisa dijadikan patokan mutlak. Karakter dan persoalan-persoalan yang dihadapi Indonesia sungguh unik dan berbeda dengan negara-negara lain.

Problematika Kesehatan Indonesia dan Kontribusi Rumah Sakit Apung (Bagian 1)

Menurut statistik WHO, jumlah dokter Indonesia tergolong “lumayan” untuk sebuah negara berkembang. Sayangnya, “kebenaran” ini tidak berkorelasi dengan meningkatnya status kesehatan masyarakat.

Kisah Kader Kesehatan di Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua

Bapak Elmus Murid (51) menggelitik keingintahuan saya mengenai kisah hidupnya sebagai tenaga kesehatan lokal di Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Bapak Elmus adalah penyandang disabilitas. Di balik keterbatasan fisiknya, ia mengemban tanggung jawab yang luar biasa.
  

Ayo Bergabung doctor

Temukan di Media Sosial

doctor
Yayasan Dokter Peduli
Mega Glodok Kemayoran Blok B, No.10
Jl. Angkasa Kav. B-6 Kemayoran
Jakarta Pusat 10160 INDONESIA
Telp. +6221 6586 6391
info@doctorshare.org