Unduh

SIARAN PERS 7 Tahun doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli) - 19 November 2016

  #Siaran Pers

(JAKARTA, 19 November 2016) Tanpa terasa, tujuh tahun sudah doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli) telah melakukan karya pelayanan medisnya di berbagai lokasi tanah air. Berbagai inovasi program berbasis pelayanan kesehatan di berbagai daerah terpencil telah terwujud seperti Panti Rawat Gizi, Rumah Sakit Apung, Dokter Terbang, serta klinik bergerak (mobile clinic) dan sebuah klinik di Pulau Kei Besar, Maluku Tenggara.

Dalam Konferensi Pers yang diadakan dalam rangka HUT Ke-7 doctorSHARE di Jetski Café, Jl. Pantai Mutiara Blok R No. 57, Jakarta Utara, pendiri doctorSHARE (dr. Lie A. Dharmawan, Ph.d, FICS, Sp.B, Sp.BTKV) dan Sekretaris Jenderal doctorSHARE (dr. Marselina Mieke) menjabarkan sejumlah hal yang telah dilakukan doctorSHARE selama tujuh tahun, khususnya tahun 2016.

Hingga saat ini, doctorSHARE telah menjalankan pelayanan medis dengan dua Rumah Sakit Apung yang merupakan rumah sakit apung swasta pertama di Indonesia yakni RSA dr. Lie Dharmawan (layar perdana 16 Maret 2013) dan RSA Nusa Waluya I yang bekerjasama dengan Yayasan Ekadharma (layar perdana 21 November 2015). Rumah Sakit Apung ketiga yakni RSA Nusa Waluya II tengah memasuki tahap pembangunan.

Program dokter terbang menjadi program inovasi doctorSHARE lainnya yang diadakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terpencil yang tidak dapat dijangkau oleh Rumah Sakit Apung. Program Dokter Terbang dilaksanakan perdana 16 Maret 2015 dan hingga saat ini sudah beberapa kali telah melakukan aksi pelayanan medis di daerah-daerah terpencil Papua.

Pembangunan klinik doctorSHARE di Lahan Balsomlait, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku sejak April 2015 juga telah selesai sekitar Oktober 2015. Rumah dokter mulai dibangun sejak November 2015 dan selesai sekitar Mei 2016.

Melalui program-program inovatif ini, sepanjang 2016 doctorSHARE telah menangani lebih dari 10.000 pasien di seluruh pelosok Indonesia, baik dalam bentuk pengobatan umum, bedah mayor, bedah minor, pemeriksaan kehamilan dan ultrasonografi (USG), maupun pendampingan dan penyuluhan kesehatan. 

“Membangun Indonesia seutuhnya merupakan impian dan kewajiban kita bersama tanpa memilah antara pemerintah dan swasta. doctorSHARE konsisten berkarya tanpa henti selama tujuh tahun guna mendukung pembangunan di bidang kesehatan, khususnya di daerah-daerah yang sulit terjangkau,” jelas pendiri doctorSHARE, dr. Lie A. Dharmawan.

Dalam karya-karya pelayanan medisnya, doctorSHARE menempatkan diri sebagai mitra segala pihak untuk menghadirkan masyarakat sejahtera dan berkeadilan. Karya doctorSHARE sepanjang tujuh tahun ini pun tak terlepas dari kerjasama yang erat dari ratusan relawan medis maupun non medis, termasuk dukungan berbagai partner dan rekan-rekan donatur. 

Sekretaris Jenderal doctorSHARE, dr. Marselina Mieke mengatakan, “selama tujuh tahun ini, kami terus berinovasi dan memantapkan setiap program. Kami berharap kehadiran doctorSHARE dapat menghembuskan harapan ke tengah masyarakat, menunjukkan bahwa kami senantiasa hadir dan peduli kepada mereka yang selama ini tersisih.”  

Dalam kesempatan yang sama, desainer muda tanah air yaitu Stella Rissa juga turut berkontribusi dengan menghasilkan karya selendang yang antara lain dapat digunakan sebagai aksesoris, hijab, serta pakaian. Stella Rissa mendonasikan 100% hasil penjualan selendang ini bagi pembangunan RSA Nusa Waluya II. Selendang ini adalah koleksi terbatas (limited edition) yang dapat dibeli di Studio Stella Rissa (WA +62 878-8506-7772) dan online di http://www.shopdeca.com/brands/stella-rissa-doctor-share.html. 

“Dengan membeli dan menggunakan selendang ini, semua orang dapat berkontribusi bagi kesehatan di Indonesia serta meningkatkan kesadaran akan adanya gerakan sosial seperti doctorSHARE,” tutur Stella.

Selama 19 – 20 November 2016, doctorSHARE juga membuka kesempatan bagi para partner, donatur, dan masyarakat umum untuk mengunjungi langsung kedua Rumah Sakit Apung (RSA) yaitu RSA dr. Lie Dharmawan dan RSA Nusa Waluya I yang sandar di Jetski Café, Pantai Mutiara, Jakarta. Para pengunjung dapat melihat setiap sudut Rumah Sakit Apung dipandu oleh para relawan doctorSHARE (floating hospital visit). 

* * *

Tentang doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli)
doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli) adalah organisasi kemanusiaan non profit yang bergerak di bidang medis. Organisasi yang berdiri sejak 19 November 2009 ini memiliki berbagai program seperti Panti Rawat Gizi, Rumah Sakit Apung, dan Dokter Terbang. Informasi lebih lanjut: www.doctorshare.org.  Press contact: media@doctorshare.org. 

Press Contact
media@doctorshare.org

Jika perambah/browser Anda tidak mendukung, silahkan Unduh file di sini