Pelayanan Medis dengan RSA dr. Lie Dharmawan di Kabupaten Asmat dan Mimika, Papua (30 April – 14 Mei 2018)

Pelayanan Medis dengan RSA dr. Lie Dharmawan di Kabupaten Asmat dan Mimika, Papua (30 April – 14 Mei 2018)

18 Mei 2018

Oleh: Devrila Muhamad Indra

Tim doctorSHARE tiba di Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur, Papua pada Senin (30/4) dan melanjutkan perjalanan menuju Agats, Kabupaten Asmat, Papua. Dalam pelayanan medis kali ini tidak hanya dilaksanakan di Asmat, dua tempat lainnya yaitu Pelabuhan Pomako dan Desa Kwamki Narama, Mimika. 

Pelayanan medis bertajuk ‘Kesehatan Sebagai Kunci Utama Membangun Negeri’ ini menerjunkan 17 relawan medis dan 10 relawan non medis, termasuk Kru Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) dr. Lie Dharmawan. 

Pada 2 - 8 Mei 2018 tim melaksanakan pengobatan umum, bedah minor, dan bedah mayor di Puskesmas Atsy dan Pelabuhan Agats, Asmat, Papua. Berdasarkan pencatatan, total pasien pengobatan umum dan bedah minor berjumlah 713 pasien. 

Seusai Asmat, kegiatan dilanjutkan di Pelabuhan Pomako, Mimika Timur pada 9 - 14 Mei 2018. Kegiatan pengobatan umum dan bedah digelar di Pelabuhan Pomako, total pasien pengobatan umum, bedah minor, dan bedah mayor di Pelabuhan Pomako adalah 154 pasien. Pengobatan umum dan screening pasien juga dilaksanakan di Desa Kwamki Narama pada Sabtu (12/5). Tercatat ada 237 pasien pengobatan umum di Kwamki Narama.

Total pasien pelayanan medis yang berlangsung selama 30 April – 14 Mei 2018 yaitu 1088 pasien. Jumlah tersebut terdiri dari pasien pengobatan umum 980 pasien, bedah minor 78 pasien, dan bedah mayor 30 pasien.

Saat pelayanan medis di Pelabuhan Pomako, pasien pengobatan umum dan bedah yang datang bukan hanya dari Distrik Mimika Timur saja. Pasien yang datang juga berasal dari Kwamki Narama, Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Tengah, Distrik Mimika Timur Jauh.

Dalam kegiatan pelayanan medis kali ini, doctorSHARE bekerja sama dengan Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Papua. Dirpolair Polda Papua dan Polres Agats serta Mimika mendukung kegiatan pelayanan medis dari awal sampai akhir. Proses mobilisasi pasien dari kampung-kampung dan melalui jalur air dilakukan menggunakan speedboat milik kepolisian.

Direktur Polisi Perairan Polda Papua, Komisaris Besar Yulius Bambang Karyanto mengatakan, tim yang terlibat dalam kegiatan ini melakukan kerjasama yang baik. “Mudah-mudahan kedepannya hubungan yang telah terjaga ini bisa berlanjut secara terus menerus,” tutur Yulius Bambang.

Kegiatan pelayanan medis di Papua berjalan lancar berkat dukungan dan kerja sama dengan berbagai pihak. “Semoga tahun berikutnya kita bisa melakukan pelayanan yang lebih bersifat long term bagi Asmat, kalian (tim pelayanan medis Asmat doctorSHARE) akan meneruskan perjuangan,” ucap Pendiri doctorSHARE, dr. Lie Dharmawan kepada tim saat waktu luang di kamar operasi.

* * *