Kabar Terkini

Pelayanan Medis RSA dr. Lie Dharmawan di Pulau Obi, Maluku Utara (8 - 15 September 2019)

Sebelum tiba di Pulau Obi, tim relawan harus menempuh perjalanan panjang dari Jakarta menuju Labuha selama lima jam perjalanan mengunakan pesawat. Perjalanan kembali dilanjutkan melalui jalur laut selama delapan jam.

Pelayanan Medis RSA dr. Lie Dharmawan di Kabupaten Buru, Maluku (12 – 19 Agustus 2019)

Perjalanan dari Ambon ke Namlea ditempuh menggunakan kapal cepat selama kurang lebih tujuh jam. Terjangan ombak yang cukup tinggi pada awal perjalanan sempat mengguncang kapal. Tim segera melanjutkan perjalanan darat selama tiga jam menuju Kecamatan Air Buaya.

Pelayanan Medis Flying Doctors di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat (22 - 28 Juli 2019)

Dari Jakarta tim berangkat menggunakan pesawat menuju Kabupaten Sintang dan dilanjutkan perjalanan darat selama hampir empat jam. Kondisi jalan yang dilalui tim didominasi oleh jalanan tanah dan berbatu menjadi kendala saat perjalanan.

Pelayanan Medis RSA dr. Lie Dharmawan di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua (17 - 25 Juli 2019)

Distrik Poom menjadi distrik yang jaraknya paling jauh dari Serui yang merupakan ibukota Kabupaten Kepulauan Yapen. Tidak ada akses transportasi darat hanya ada akses jalur laut, itu pun perlu waktu enam hingga tujuh jam dari Serui menuju Poom.

Pelayanan Medis RSA dr. Lie Dharmawan di Pulau Kei Besar, Maluku Tenggara (16 - 22 Juni 2019)

Setibanya di Langgiarfer, tim relawan langsung melakukan screening atau pemeriksaan awal terhadap pasien yang sudah berkumpul dan menunggu sejak pagi di Kantor Desa Langgiarfer. Beberapa pasien bahkan datang dari desa lain yang jaraknya hingga puluhan kilometer dari Langgiarfer.

Pelayanan Medis RSA dr. Lie Dharmawan di Kabupaten Mimika dan Asmat, Papua (17 – 27 Mei 2019)

Jalur laut menjadi satu-satunya akses dari dan menuju Kabupaten Asmat sehingga bergantung dengan kondisi alam. Tidak ingin membuang waktu, tim segera merubah rencana dengan melaksanakan pelayanan medis di Distrik Mimika Baru. Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah hadirnya masyarakat yang berobat.

Pelayanan Medis Flying Doctors di Pulau Mentawai, Sumatera Barat (25 April – 3 Mei 2019)

Dokter bedah dalam pelayanan di Kepulauan Mentawai, dr. Caroline Supit, Sp.B mengatakan bahwa permasalahan masyarakat Mentawai, khususnya di Pulau Siberut adalah akses transportasi.

Pelayanan Medis RSA dr. Lie Dharmawan di Pulau Lembata, Nusa Tenggara Timur (22 - 29 April 2019)

Selama pelayanan medis di Lembata, Puskesmas Balauring dan Wairiang tetap beroperasi normal. Pelayanan medis doctorSHARE juga melibatkan tenaga medis dua Puskesmas tersebut dan memfasilitasi tim relawan selama pelayanan berlangsung.

Pelayanan Medis dengan RSA dr. Lie Dharmawan di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (20-29 Maret 2019)

Di Pulau Mengkait saat ini tidak ada perawat dan bidan. Makanya kita ingin sekali ke sana. Di sana kami menemukan empat calon pasien untuk dibedah. Awalnya mereka hanya ingin berobat saja, tapi kemudian kami anjurkan untuk dibedah.

Menjaga RSA Tetap dalam Kondisi Prima

Faktor alam serta perjalanan panjang mengharuskan RSA dr. Lie Dharmawan selalu dalam kondisi yang baik. Perawatan dan perbaikan RSA dilakukan rutin setiap tahunnya guna mendukung pelayanan medis di penjuru Indonesia.
  

Ayo Bergabung doctor

Temukan di Media Sosial

doctor
Yayasan Dokter Peduli
Mega Glodok Kemayoran Blok B, No.10
Jl. Angkasa Kav. B-6 Kemayoran
Jakarta Pusat 10160 INDONESIA
Telp. +6221 6586 6391
info@doctorshare.org